Iklan

Optimalisasi Pemanfaatan Drainase Secara Benar

MURSALIN
11/14/20, 00:18 WIB Last Updated 2020-11-13T17:25:41Z

 

Foto: Ilustrasi

Kebersihan drainase sangat diperlukan dalam rangka mencegah penyakit, terlebih saat ini ditengah pandemi Covid-19, aspek kesehatan perlu mendapat perhatian dari semua pihak.

 

Dalam artikel ini, penulis mencoba membahas dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan drainase secara benar. Terlebih drainase seringkali dilalaikan oleh masyarakat, apalagi di rumah-rumah warga dengan penduduk padat.

 

Drainase merupakan suatu infrastruktur yang sengaja di bangun untuk di manfaatkan sebagai saluran pembuangan air di sebuah wilayah, kampung, daerah atau kota. Drainase biasanya di sediakan oleh pemerintahan daerah, drainase di manfaatkan sebagai media perantara pembuangan air yang berlebih di lingkungan, atau pembuangan dari hasil kebutuhan kehidupan manusia sehari-hari.

 

Drainase di fungsikan sebagai saluran pembuangan air yang berlebih/yang tidak di perlukan pada suatu lingkungan agar lingkungan atau lahan dapat di manfaatkan secara optimal. Saluran drainase juga di harapkan dapat menjaga kebersihan, kenyamanan, dan lingkungan yang sehat.

 

Dari pembangunan/perencanaan drainase di sebuah daerah tentunya akan menghasilkan dampak baik terhadap lingkungan dan masyarakat, manfaat yang dapat di timbulkan dari perencanaan drainase di antaranya:

1.    Mengurangi luapan air yang berlebih dari suatu kawasan/lahan.

2.  Drainase dapar mengendalikan air yang ada di permukaan. Untuk memperbaiki daerah becek, genangan, banjir.

3.    Dapat mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan.

4.    Menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal.

5.    Mengendalikan air hujan demi meminimalisir terjadinya banjir.

 

Drainase dapat di bedakan atas beberapa macam mulai dari terbentuknya, letak perencanaan, berdasarkan fungsi, dan berdasarkan konstruksinya.

 

Proses terbentuknya

Berdasarkan proses terbentuknya drainase dapat di bedakan atas :

1.         Drainase alamiah

Drainase alamiah merupakan drainase yang terbentuk secara alami yang tidak terdapat fasilitas/bangunan-bangunan penunjang, seerti sungai kecil yang terbentuk oleh pergerakan air

2.         Drainase buatan

Drainase buatan merupakan drainase yang di buat atau di rencanakan dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada jenis drainase ini pastinya telah membutuhkan material-material pasangan batu/beton, gorong-gorong, pipa, dan material lainnya dalam proses pengerjaannya.

 

Letak perencanaan

Berdasarkan letak perencanaannya drainase dapat di bedakan atas :

1.         Drainase permukaan tanah

Drainase permukaan tanah ini merupakan saluran air yang berda di atas permukaan tanah. Yang memiliki fungsi mengalirkan iar limpasan permukaan dari lingkungan sekitar (jenis drainase ini umumnya di manfaatkan di pinggir jalan, atau pemukiman).

 

2.         Drainase bawah permukaan tanah

Drainase ini di bangun di bawah tanah sebagai saluran air limpasan dari permukaan, umumnya saluran ini menggunakan pipa-pipa (contoh dari pemanfaatan drainase ini biasanya di manfaatkan pada lapangan sepak bola, area lapangan lepas landas, taman dan lain-lain).

 

Berdasarkan fungsinya

Berdasarkan fungsi drainase dapat di bedakan atas :

1.         Single purpose

Saliran ini di fungsikan sebagai pembuangan satu jenis air buangan saja. Seperti penyaluran air hujan, atau saluran pembuangan limbah industry.

2.         Multi purpose

Saluran pembuangan iar yang di fungsikan sebagai media pembuangan iar dengan beberapa jenis air buangan secara bercampur atau secara bergantian.

 

Berdasarkan kontruksinya

Di lihat dari jenis atau proses kontruksinya drainase dapat di bedakan atas :

1.    Saluran drainase terbuka

Saluran ini sangat cocok untuk saluran air di daerah yang memiliki tingkat curah hujan yang tinggi, biasanya saluran dranase jenis ini di buat pada wilayah yang memiliki luasan yang cukup

2.    Saluran drainase tertutup

Saluran ini di manfaatkan pada saluran iar yang kotor atau yang dapat menimbulkan dampak yang tidak baik pada lingkungan dan kesehatan.

 

Gangguan terhadap kesehatan

Pemanfaatan drainase di lingkungan memiliki manfaat terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, dan terdapat beberapa dampak negative terhadap kesehatan yang di akibatkan oleh saluran drainase yang tidak baik, di antaranya :

 

1.         Penyakit

Penyakit yang dapat di timbulkan dari genangan air yang kotor yang mengandung bakteri,virus dan parasite. Genangan air kotor ini dapat menyebabkan penyakit kulit, pencernaan, muntah-muntah atau diare. Cryptosporidium, Giardian, E Coli, dan Salmonella beberapa jenis kuman yang dapat mencemari air yang dapat mennyebabkan gangguan perut.

 

2.         Infeksi kulit

Penyakit infeksi yang dapat terjadi pada kulit di akibatkan oleh bakteri-bakteri yang terdapat pada air kotor atau air genangan yang tidak tersalurkan dengan baik, yang mengenai kulit yang sensitive atau kulit yang luka.

 

3.         Penyakit yang di tularkan oleh nyamuk

Genangan air yang di akibtkan oleh saluran drainase yang baik akan menfasilitasi perkembangan nyamuk di lingkungan masyarakat, di mana nyamuk-nyamuk yang berkembang dapat membawa penyakit seperti zika, demam berdarah, dan pnyakit lainnya.

 

4.         Hepatitis

Hepatitis dapat menyebar melalui beberapa hal di antara melalui hubungan sek, selain melalui hubungan sek penyakit hepatitis juga dapat menyebar dengan air kotor yang telah terkontaminasi. Hepatitis A dan E, dapat menjadi bahaya di lingkungan yang kotor.

 

Penulis:

M. Ridho, NIM 170160064, Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, dan

Mursalin, S.Pd., M.Pd., Dosen Pembimbing KKN, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara.

Email: m ridho.170160064@mhs.unimal.ac.id 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Optimalisasi Pemanfaatan Drainase Secara Benar

Terkini