Iklan

Tarif Tol Sibanceh Akan Diberlakukan, Begini Respon Miswar Fuady

REDAKSI
11/10/20, 10:00 WIB Last Updated 2020-11-10T08:31:53Z

 

ketua Alpala Aceh, Miswar Fuady, SH

NOA | Banda Aceh - Merespon pernyataan Branch Manajer Ruas Jalan Tol Sibanceh PT Hutama Karya, Jarot Seno Wibawa, Ketua Aliansi Pantau Pelayanan Rakyat (Alpala) Aceh, Miswar Fuady, SH meminta pemerintah pusat dan PT Hutama Karya (Pesero) tidak terburu-buru memberlakukan tarif jalan tol Sibanceh yang baru dinikmati rakyat Aceh. 


“Jalan tol Sibanceh ini infrastruktur termegah yang dibangun pemerintah pusat di Aceh sepanjang usia negara ini, biarkan rakyat menikmati pelayanan dulu, jangan terlalu cepat dimasukan dalam skema bisnis,” ujar Miswar kepada awak media. Selasa (10/11/2020).


Terlebih, lanjutnya, hari ini, tanggal 10 November merupakan hari pahlawan nasional, karena itu, dirinya mengajak pemerintah lebih menghayati semangat perjuangan para pahlawan. 


"Mereka mengorbankan segala-galanya demi melayani dan memperbaiki kehidupan rakyat. Seharusnya, dengan menjiwai spirit para pahlawan, para pengelola negara dan badan-badan usaha milik negara lebih mengutamakan semangat pelayanan umum dibanding orientasi keuntungan bisnis," kata Miswar.


Lebih serius, Miswar Fuady menyebutkan, dalam konteks rakyat Aceh yang punya sejarah panjang berkorban untuk melayani negara. "Rakyat Aceh mati-matian mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan perang di medan area, setelah itu rakyat Aceh mengumpulkan uang, emas dan harta lainnya untuk disumbangkan ke pemerintah pusat," paparnya.


Belum lagi, sambungnya, jika menghitung berapa kekayaan minyak dan gas dari perut bumi Aceh telah diberikan ke pemerintah pusat. “Mengingat besarnya pengorbanan dan sumbangan rakyat Aceh ke negara, wajar kami meminta pemerintah pusat selalu mengingat itu lalu berusaha membalas kebaikan-kebaikan rakyat Aceh dengan memberi pelayanan lebih," tegas Miswar.


Menurut Miswar, jalan tol Banda Aceh ke Sigli tersebut akan dibangun sepanjang 74 Km. Saat ini baru selesai dibangun 14 Km. Masih tersisa 60 Km lagi. "karena itu, kita  meminta Pemerintah pusat menunda pemberlakukan tarif tol Sibanceh tersebut sampai seluruh panjang jalan yang direncanakan selesai dibangun," tuturnya.


Pada kesempatan itu, Miswar juga menghimbau pemerintah pusat menjadikan Hari Pahlawan 10 November 2020 sebagai hari memperbaharui komitmen lebih kuat lagi dalam pelayanan rakyat dan mengurangi semangat mengejar keuntungan ekonomi ketika memberikan pelayanan-pelayanan tersebut.(RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tarif Tol Sibanceh Akan Diberlakukan, Begini Respon Miswar Fuady

Terkini