Iklan

Puskesmas Lhang Abdya Gelar Lokmin Lintas Sektor Tahun 2021

REDAKSI
2/09/21, 14:00 WIB Last Updated 2021-02-09T08:11:57Z

 

Puskesmas Lhang Abdya Gelar Lokmin Lintas Sektor Tahun 2021

NOA l Abdya -  Puskesmas Lhang Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mengelar Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektor di Aula Puskesmas setempat. Selasa (9/2/2021).


Kegiatan itu dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan setempat, Muhktaruddin yang ikut dihadiri Camat Kecamatan Setia Raifin,SPd, Sekcam Setia, Syamsul Hidayat, para Keuchik dan perangkat Gampong di Kecamatan Setia serta tokoh masyarakat.


Kepala Puskesmas Lhang Kecamatan Setia, dr. Hessy Arfina pada kesempatan itu menyebutkan, tujuan diselenggarakan Lokmin untuk menyatukan tekat menuju Kecamatan Setia Sehat.


"Ini merupakan langkah kita dan Lokmin ini yang perdana di Kabupaten Abdya pada tahun 2021, insya Allah akan kita laksanakan setiap tribulanan, tentunya untuk mencari solusi juga memperoleh dukungan terhadap program-program kesehatan," kata dr Hessy.


Menurut dr Hessy, selain itu, kegiatan tribulanan tersebut juga sebagai wadah untuk memelihara silahturahmi antara pihak Puskesmas dengan Lintas Sektor. 


Selanjutnya, Kepala Puskesmas Lhang juga bermohon dukungan kepada Lintas Sektor supaya mendukung pihaknya termasuk dalam pelaksanaan protokoler kesehatan guna mencapai tujuan Kecamatan Setia Sehat.


Pada kesempatan itu, dr Hessy juga menerangkan terkait vaksin yang sudah terima oleh pihaknya. "Vaksin sudah kita terima, untuk saat ini untuk tenaga kesehatan, bukan untuk masyarakat umum," katanya.


dr Hessy juga menyebutkan, vaksin akan diberikan kepada individu dalam kondisi tubuh dalam keadaan sehat, karena vaksin diberikan hanya untuk orang yang sehat. Beberapa kriteria individu yang tidak boleh divaksinasi Covid-19 juga diterangkannya.


Untuk orang yang sedang sakit, lanjutnya, tidak akan menjalani vaksinasi, individu yang memiliki penyakit penyerta atau bawaan. "Orang dengan penyakit penyerta yang tidak terkontrol seperti diabetes atau hipertensi disarankan tidak menerima vaksin," kata dr Hessy.


Maka itu, sambungnya, sebelum vaksinasi, semua orang akan dicek kondisi tubuhnya terlebih dulu. Seseorang yang memiliki penyakit komorbid harus dalam kondisi terkontrol untuk mendapatkan persetujuan vaksinasi dari dokter yang merawat.


"Selanjutnya individu yang tidak sesuai usia. Sesuai anjuran pemerintah, orang yang mendapatkan vaksin adalah kelompok usia 18 tahun sampai 59 tahun, jadi yang di bawah 18 tahun dan di atas 59 tahun tidak menjadi sasaran vaksinasi Covid-19, artinya, mereka yang di luar usia tersebut, seperti anak-anak, belum boleh menerima vaksin," tegas dr Hessy.

 

Selain itu ibu hamil dan ibu menyusui,  mereka yang sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19 juga mereka-meraka yang mempunyai penyakit komorbid juga tidak menjadi sasaran penerima Vaksin Covid-19 ini.


"Perlu dipahami juga, jangan perlu takut vaksin, karena tatat cara vaksinasi sudah diberikan, tidak sembarangan, ada prosedur-prosedurnya, jadi tidak perlu takut, mohon ini disampaikan kemasyarakat kita," kata dr Hessy.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Muhktaruddin pada kesempatan itu mengatakan, Lokmin Lintas Sektor perlu diadakan karena pelayanan kesehatan yang diadakan kalau tidak didukung oleh masyarakat maka semua tidak akan jalan.


"Untuk itu perlu diadakan Lokmin dalam lintas sektor ini. Artinya saling mendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan," kata Muhtaruddin.


Muhtaruddin juga mengapresiasikan pelaksanaan Lokmin tersebut, selain merupakan satu-satunya Puskesmas yang berani melasanakan perdana di tahun 2021 dalam keadaan keuangan yang belum bisa digunakan.(RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Puskesmas Lhang Abdya Gelar Lokmin Lintas Sektor Tahun 2021

Terkini