Iklan

Sekda Aceh : Tingkat Kelulusan PTN Salah Satu Indikator Sukses Kualitas Pendidikan Di Sekolah

REDAKSI
2/04/21, 14:00 WIB Last Updated 2021-02-05T07:02:46Z

 

Sekda Aceh Taqwallah dalam kegiatan presentasi buku kerja tahun 2021 oleh 192 pengawas dan 816 kepala sekolah (SMA, SMK, dan PKLK SLB) berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kamis (4/2/2021).


NOA | Banda Aceh - Jumlah tamatan yang lulus di PTN menjadi tolak ukur kualitas Sekolah Menengah Atas (SMA). Sementara untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tingkatan kualitasnya diukur dari seberapa banyak lulusan yang mampu mendapatkan pekerjaan atau dapat membangun usaha secara mendiri. 


Hal tersebut dikatakan Sekda Aceh, Taqwallah dalam kegiatan presentasi buku kerja tahun 2021 oleh 192 pengawas dan 816 kepala sekolah (SMA, SMK, dan PKLK SLB) berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kamis (4/2/2021).


Dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 7 Februari 2021 itu turut  dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri. 


"Indikator suksesnya kualitas pendidikan di suatu sekolah. Di antaranya adalah tingkat kelulusan PTN,  mampu mendapatkan kerja, dan mandiri," kata Sekda Aceh, Taqwallah.


Dijelaskannya, jumlah tamatan yang lulus di PTN menjadi tolak ukur kualitas Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tingkatan kualitasnya diukur dari seberapa banyak lulusan yang mampu mendapatkan pekerjaan atau dapat membangun usaha secara mendiri. 


"Sementara Sekolah Luar Biasa (SLB) diukur dari tingkat kemandirian siswa usai menempuh pendidikan," terang Sekda Aceh.


Menurut Taqwallah, selama ini banyak pihak yang menilai tingkat pendidikan Aceh masih rendah. Hal itu dapat diukur dari jumlah lulusan SMA yang mampu lolos ke PTN. Oleh karena itu, ia meminta kepada pengawas dan kepala sekolah untuk mengevaluasi kembali dan mempertanyakan kepada diri sendiri terkait kinerja yang telah dilakukan selama ini.


“Kita mendapat tantangan yang berbeda, karena itu siapapun harus melakukan evaluasi diri kenapa ini terjadi. Sebagai kepala sekolah fokuslah, pakai cara dan strategi untuk mengatasi masalah ini,” tandas Taqwallah.


Sekda menyebutkan, pengawas, kepala sekolah, guru dan wali kelas menjadi tokoh kunci utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh. Ia berharap mereka dapat terus memaksimalkan kinerjanya  untuk mewujudkan SDM Aceh berkualitas.


Dalam kesempatan yang sama, para kepala sekolah juga dituntut untuk mewujudkan lingkungan dan fasilitas sekolah yang bersih dan menggoda. Kemudian, mereka juga diminta untuk memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi guru demi terciptanya kualitas belajar mengajar yang baik.


Untuk diketahui, dalam pelaksanaan presentasi itu dilakukan secara bergilir, yang per harinya dibagi dalam tujuh sesi presentasi. Setiap sesi diisi pengawas dan kepala sekolah dari satu atau dua kabupaten/kota.


Pengawas dan kepala sekolah dari Kabupaten Aceh Besar menjadi kelompok pertama yang melakukan presentasi. Mereka diantaranya memaparkan terkait strategi meningkatkan mutu pendidikan, peningkatan jumlah lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan strategi penerapan konsep BEREH di lingkungan sekolah.(RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sekda Aceh : Tingkat Kelulusan PTN Salah Satu Indikator Sukses Kualitas Pendidikan Di Sekolah

Terkini