Iklan

Wabup Yang Pertama, Sekda Abdya Gagal Karena Terdeksi Penyakit Hipertensi

REDAKSI
2/10/21, 11:50 WIB Last Updated 2021-05-29T14:10:01Z

Wabup Abdya, Muslizar MT menerima vaksin pertama di kabupaten Abdya

 

NOA | Abdya - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT menjadi orang yang pertama divaksin Sinovac dalam pencanangan vaksinasi Covid-19 yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSU-TP), Rabu (10/2/2021).


Setelah Wabup, Dandim 0110/Abdya Letkol. Inf. Arip Subagiyo dan Kapolres Abdya AKBP. Muhammad Nasution, SIK yang dilanjutkan Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Drs. Thamrin, namun gagal karena dalam proses screening terdeteksi penyakit hipertensi.


Selain Sekda, Kadis Perhubungan Abdya, Rahawadi AR dan Kabagops Polres Abdya, AKP Haryono SE juga gagal diberikan vaksinasi Covid-19 setelah dilakukan proses screening.


Sedangkan, Kepala BPBD Abdya, Amiruddin, Kepala BPJS Kesehatan Abdya, Jumiati, Kepala Lapas Blangpidie, Ahmad Widodo, Ketua IDI Abdya, dr Taufik SpOG, Kadinkes Abdya, Safliati SST, MKes dan Direktur RSUTP, dr Ismail Muhammad SpB berhasil mendapatkan vaksin pertama.


Dalam kesempatan itu, Kadinkes Abdya, Safliati, SST. M.Kes. mengatakan pencanangan vaksin covid-19 ini sesuai dengan instruksi gubernur Aceh yang dilaksanakan serentak pada hari ini di seluruh kabupaten/kota dalam provinsi Aceh.


Lebih lanjut Kadinkes Abdya menjelaskan, pencanangan vaksin yang pertama diberikan pada hari ini khusus kepada pejabat pemerintah daerah yang terpilih dan akan dilanjutkan dengan tenaga kesehatan.


“Vaksin sinovac telah dinyatakan suci dan halal serta telah mengantongi izin dari BPOM sejak tanggal 11 Januari lalu tentang Penggunaan Darurat Emergency Use Authorization (EUA)”, terang Kadinkes Abdya.


Safliati juga melaporkan, pihaknya telah menerima vaksin produk Sinovac China dari Pemerintah Aceh sebanyak 1.462 vial. "Sesuai SE tersebut, vaksinasi Covid-19 di 21 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh dilakukan pertama pada hari ini," kata Safliati.


Sementara itu Wabup. Abdya Muslizar. MT dalam sambutannya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap penanggungjawab kegiatan pencanangan vaksinasi Covid-19 sehingga upaya kita dalam memutuskan penyebaran Covid-19 nantinya dapat berdampak secara signifikan.


“Kita memang harus terus berikhtiar agar pandemi ini segera berakhir, untuk itu kami meminta pada pihak-pihak terkait baik tim vaksinasi maupun penerima vaksin, agar benar-benar serius menjalankan kegiatan vaksinasi ini," ungkap Muslizar.


Pada kesempatan itu, Wabup juga mengajak semua elaman menyatukan langkah bergotong-royong, bahu membahu dalam memerangi virus yang secara tidak langsung telah banyak merubah tatanan hidup.


"Selain itu mari tetap produktif menjalankan peran dan fungsi masing-masing dengan terus mengikuti disiplin protokol kesehatan yang ada," ajak Wabup Abdya.


Terakhir, orang nomor dua di Kabupaten Abdya itu menghimbau agar masyarakat tidak takut untuk divaksin. "Apa yang kami rasakan sampai detik ini setelah diberi  vaksin perdana tadi, tidak ada gejala yang aneh yang dirasakan,” tuntas Wabup Muslizar. MT.(RED). 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wabup Yang Pertama, Sekda Abdya Gagal Karena Terdeksi Penyakit Hipertensi

Terkini