Iklan

Atasi Persoala Sampah, Pijay Gleeh Ajak Bank Aceh Dan BUMN Cairkan Dana CSR

REDAKSI
3/28/21, 15:03 WIB Last Updated 2021-03-28T08:03:30Z

 

Petugas sedang mengangkut sampah di Pijay

NOA | Pidie Jaya - Untuk mengatasi persoalan sampah dan memenuhi kebutuhan kendaraan pengangkut sampah di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Provinsi Aceh, pendiri Komunitas Pijay Gleeh, Taufik Abdul Rahim, meminta partisipasi atau bantuan dari BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta yang ada di Pijay melalui dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau dana CSR-nya.

 

“Untuk mewujudkan Pidie Jaya yang lebih bersih, sehat dan tertata, Komunitas Pijay Gleeh mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen yang ada di Kabupaten Pijay,” kata Taufik.

 

Dukungan dan partisipasi tersebut, lanjutnya, tidak terkecuali dari kalangan perusahaan Perbankan, BUMN/BUMD dan Perusahaan Swasta saja, tetapi juga ada sumbangsih mereka untuk mendukung kebersihan kota dan seluruh wilayah di Pijay.

 

“Jika dalam menjaga kebersihan di seluruh wilayah Pidie Jaya, masih dibutuhkan armada pengangkut sampah, baik kendaraan roda empat maupun motor sampah tiga roda,” sebut Taufik.

 

Khusus motor sampah, ia menyebutkan masih membutuhkan armada pengangkut sampah roda tiga untuk memback-up pengangkutan sampah di setiap gampong.

 

“Untuk memenuhi kebutuhan kendaraan pengangkut sampah tersebut, kita meminta partisipasi atau bantuan dari perusahaan Perbankan, BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta lainnya yang ada di Pijay melalui dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau dana CSR-nya,” sebut Teufik Abdul Rahim.

 

Diakuinya, permintaan tersebut didasari setelah pihaknya turun ke gampong-gampong di Pijay, hampir semua gampong kendalanya tidak ada armada motor pengangkut sampah, untuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

 

"Kita tidak bisa bekerja sendiri, makanya kami minta sumbangsih dari saudara-saudara sekalian untuk membantu masyarakat Pijay untuk pengadaan armada sampah melalui dana CSR," pinta Taufik.

 

Dikatakannya, Komunitas Pijay Gleeh selama ini sudah bekerja sesuai dengan kemampuan dan fasilitas seadanya yang miliki, itu semua dari dukungan dan partisipasi para relawan.

 

“Tujuan dari Komunitas Pijay Gleeh ini ingin Pidie Jaya semakin bersih, tertata dan lebih cantik. Apabila itu terwujud maka masyarakat akan menikmati hidup dan bekerja lebih nyaman di Pijay,” terang Taufik.

 

Melalui media ini, Minggu, (28/03/2021), Taufik mengharapkan para pimpinan Bank, PLN, BPJS Kesehatan, BPJS Tenaga Kerja, PT Pos Indonesia, PT, Telkomsel, Pertamina,Dealer Suzuki, Dealer Honda dan Indomaret.

 

"Semoga pimpinan BUMN dan perusahaan Swasta lain menyanggupi akan memberikan bantuan sesuai kemampuan perusahaan, dan secara teknis akan mengkoordinasikan permohonan tersebut ke manajemen perusahaan yang lebih tinggi," pungkas Taufik.(AA/RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Atasi Persoala Sampah, Pijay Gleeh Ajak Bank Aceh Dan BUMN Cairkan Dana CSR

Terkini