Iklan

Diduga Dari Peternakan Ayam, Wabah Lalat Serbu Delapan Desa Di Kecamatan Kuala Batee

REDAKSI
5/17/21, 17:00 WIB Last Updated 2021-05-17T13:57:45Z

 

Ribuan lalat serbu lima Desa di Kecamatan Kuala Batee, Abdya


NOA l Abdya - Dalam beberapa pekan terakhir wabah lalat yang diduga berasal dari tempat peternakan ayam di Desa Lhok Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan telah sangat meresahkan.



Pasalnya, wabah yang sudah menyerang sejak beberapa pekan itu kian membuat warga khawatir, dikarenakan, lalat bisa membawa bakteri yang menyebabkan terserang penyakit tertentu.



Kepad awak media salah seorang warga, Syamsuddin Ismail mengatakan jumlah lalat sangat banyak dan hinggap di pekarangan halaman belakang bahkan sampai masuk dalam rumah warga.



"Ngeri melihatnya, kalau berkerumun tampak menghitam karena jumlahnya cukup banyak sekali," kata Syamsuddin Ismail, Senin (17/5/2021).



Syamsuddin juga menyebutkan penyebab banyaknya lalat dalam beberapa pekan terakhir itu diduga berasal dari tempat usaha peternakan ayam milik perusahaan Pokphand.



"Kita sudah tidak nyaman lagi. Seharusnya pihak pengelola harus mengetahui efek dari usahanya. Jangan sampai mengambil keutungan diatas penderita masyarakat sekitar," tegas Syamsuddin.



Bedasarkan keterangannya, untuk saat ini, kandang ayam yang diperkirakan berjarak 60 meter dari pemukiman warga tersebut memiliki 7 buah kandang besar dan itu tidak tertutup kemungkinan bertambah lagi.



"Kami berharap kepada pihak yang bersangkutan agar mengatasi persoalan ini. Karena sudah dua tahun ini masyarakat menanggung wabah ini. Jangan sampai merekan yang mendapat keuntungan diatas penderitaan masyarakat," tutur Syamsuddin.



Syamsuddin melanjutkan, delapan Desa yang terkena imbas dari serangan lalat-lalat tersebut diantaranya Desa Ie Mameh, Rumoh Panyang, Alu Pisang, Lhok Gajah, Muka Blang, Krueng Batee, Lama Muda dan Keude Baro.



Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Abdya Safliati menyebutkan, terkait serangan  lalat di delapan Desa tersebut, belum ada laporan warga kepada pihaknya.



"Sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat terkait hal itu, kalaupun memang ada kejadian tersebut akan berefek timbulnya penyakit yang serius," kata Safliati.



Namun, lanjutnya, meskipun belum ada laporan kepihaknya, dirinya memastikan pihaknya akan menurunkan tim petugas kesehatan lingkungan (kesling). 



"Kita minta mereka untuk investigasi serta mencari dari mana sumber lalat tersebut dan mungkin bisa jadi ini menjadi pengaruh cuaca," kata Safliati.



Salain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait untuk mengatasi lalat itu.



"Nanti juga saya laporkan ke pihak Dinas Pertanian dan Peternakan, biar ada solusi yang tepat," tuntas Safliati.(RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Diduga Dari Peternakan Ayam, Wabah Lalat Serbu Delapan Desa Di Kecamatan Kuala Batee

Terkini