Iklan

Pelaksanaan Ibadah Haji Dibatalkan, Pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Ar-Raniry Mengaku Prihatin

REDAKSI
6/07/21, 09:03 WIB Last Updated 2021-06-07T02:03:30Z

 

 Staf Kajaksi UIN Ar-Raniry, Zamzam


NOA l Banda Aceh - Pengurus Dema UIN Ar-Raniry sangat menyesali terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh Kemenag RI terhadap dibatalkannya pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2021.



"Hal ini diketahui dengan beredarnya surat keputusan pembatalan pemberangkatan ibadah haji yang dituangkan dalam Keputusan Menag No 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi," kata staf Kajaksi UIN Ar-Raniry, Zamzami, Senin (7/6/2021).


 

Menurutnya, pembatalan pelaksanaan ibadah haji tersebut akan menjadi boomerang yang serius bagi Pemerintah.



"Dengan berbagai persoalan ini maka akan kita kuwatirkan akan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap negara. Terlepas dari berbagai isu politik yang digaungkan, rakyat benar telah memudar kepercayaan terhadap negara," sebut Zamzami.



Sebelumnya, lanjutnya, pada tahun yang lalu  Pemerintah melalui keputusan menteri agama (KMA)  Nomor 494 tentang pembatalan keberangkatan haji pada penyelenggaraan jamaah haji tahun 2020 atas inisiatif pemerintah Indonesia. 



"Inisiatif itu diambil sebelum sang tuan rumah yakni Arab Saudi, mengumumkan ada atau tidaknya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun itu," terang Zamzami.



Lebih tegas, hal itu juga menjadi indikator bahwa Kemenag gagal dalam menjalankan pemerintahan, karena tidak bisa belajar dari pelajaran yang telah ada.



"Hendaknya Kemenag harus memperjuangkan kuota jamaah haji pada tahun ini, serta  mempertimbangkan kondisi psikologis jamaah haji, terutama yang berusia lanjut, yang mana mereka sudah bertahun tahun bahkan ada yang sudah belasan tahun menunggu momen bersejarah itu," terang Zamzami.



Bukan hanya itu, terangnya, dampak dari kebijkan tersebut  banyak pihak-pihak yang dirugikan atas dibatalkan keberangkatan jamaah haji pada tahun ini.



"Terakhir, disebabkan atas kegagalan keberangkatan haji tahun ini maka kami dari Dema UIN Ar-Raniry menuntut kepada pemerintah untuk Memberi penjelasan serinci-rincinya terkait penyebab kegagalan keberangkatan haji tahun ini," kata Zamzami.



Serta, lanjutnya, memperhatikan kondisi para jamaah  haji dan seluruh pihak pihak yang dirugikan dan mencopot Menteri Agama RI apabila tidak memprioritaskan urusan umat Islam karena negara Indonesia 90 persen adalah bangsa Islam.(RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pelaksanaan Ibadah Haji Dibatalkan, Pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Ar-Raniry Mengaku Prihatin

Terkini