Iklan

Hadirkan Bupati Dan Praktisi Hukum, Jurnalis Abdya Dilatih Peningkatan Kapasitas

REDAKSI
7/08/21, 12:00 WIB Last Updated 2021-07-08T09:11:30Z

 

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim yang juga mantan wartawan saat menyampaikan materinya pada kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas wartawan di Abdya

NOA | Abdya – Menghadirkan bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim dan praktisi hukum dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Khairul Azmi sebagai pematari, Persatuan Wartawa Indonesia (PWI) Kabupaten setempat menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wartawan.

 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Bali Resto, Pantai Bali, Kecamatan Susoh tersebut diikuti 30 jurnalis dari berbagai lintas organisasi di Kabupaten setempat, dibuka langsung Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Kamis (8/7/2021).

 

Ketua PWI Abdya, Zainun Yusuf menyebutkan, kegiatan pelatihan wartawan yang baru pertama sekali dilakukan di Kabupaten Abdya itu diikuti oleh seluruh wartawan dari wadah PWI, Forum Jurnalis Aceh Barat Daya (ForJA), Persatuan Wartawan Aceh (PWA), Forum Jurnalis Abdya (FJA) serta Pers Teungku Peukan.

 

“Saya sangat berbahagia atas terselenggaranya kegiatan peningkatan kapasitas wartawan di Abdya. Terlaksananya kegiatan ini tidak terlepas dari ini perhatian sekaligus dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya sebagai wujud dari tanggung jawab terhadap pers,” kata Zainun Yusuf.

 

Selain itu, salah satu wartawan senior di Kabupaten Abdya itu mengapresiasikan partisipasi seluruh wartawan Abdya yang terlihat semakin kompak.

 

"Kami juga berbangga bahwa acara seperti ini baru pertama sekali dilaksanakan, lebih membanggakan lagi ini ada beberapa wadah pers ikut bersama. Alhamdulillah walaupun kita terpisah dari beberapa wadah tapi dalam hal tertentu kita bisa bersama-sama," tutur Zainun Yusuf.

 

Lebih lanjut, wartawan Serambi Indonesia itu mengharapakn, kegiatan seperti ini tidak hanya cukup pada hari ini saja melainkan nanti akan melaksanakan uji kompetensi wartawan. “UKW ini sangat penting pengakuan sebagai seorang wartawan, kita sangat mengharapkan dukungan penuh dari Pemkab Abdya itu hal ini,” kata Zainun Yusuf.

 

Lebih serius, Zainun Yusuf mengajak para wartawan yang bertugas dalam kabupaten setempat untuk terus mengasah kemampuannya dan memantapkan diri dengan nilai kompetensi sebagai seorang jurnalis.

 

“Para wartawan bahwasanya dalam menjalankan tugas sebagai seorang jurnalis tetap mengedepankan profesionalitas. Jangan memanfaatkan profesi wartawan sebagai alat untuk hal-hal yang tidak baik,” tegas Zainun Yusuf.

 

Pada kesempatan itu, Zainun Yusuf menyebutkan, pelatihan peningkatan kapasitas wartawan itu merupakan wujud dari pembinaan pers di Abdya. Terlebih kegiatan seperti itu sangat jarang dilakukan, sehingga harus ada upaya kedepannya untuk menggalakan kegiatan serupa.

 

“Dengan acara ini, kita saling bersilahturahmi dan berdiskusi. Kedepan bisa terulang kembali agar semakin kompak. Saya juga berharap, wartawan di Abdya kedepannya bisa membuat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan menghadirkan para penguji, semoga saja bisa terwujud,” pungkas Zainun Yusuf.

 

Sementara itu, Wabup Abdya, Muslizar pada kesempatan itu mengaku sangat bangga atas terselenggaraknnya kegiatan tersebut. Menurutnya, walaupun tugas dan profesi berbeda-beda namun tujuannya adalah bagaimana mewujudkan kesejahteraan bersama.

 

“Oleh karenanya pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama Pemerintah Kabupaten mengucapkan ribuan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini ini sangat mendukung seluruh kebijakan daripada Pemerintah Kabupaten, baik tindakan menyangkut dengan pembangunan sosial ekonomi dan lainnya,” kata Muslizar.

 

Lebih tegas, Wabup juga mengingatkan para insan pers di Kabupaten Abdya, kalau ada hal-hal yang memang harus diberikan saran kritikan itu harus diberikan saran dan kritikan.

 

"Saya sangat mendukung selama ini dengan kawan-kawan media sehingga banyak hal yang mungkin kami sendiri belum tahu, tapi Alhamdulillah kawan-kawan sudah mengirimkan berita kepada kami sehingga kita tahu apa sebenarnya yang terjadi dan kita bisa mengambil tindakan keluhan masyarakat," kata Wabup.

 

Terakhir, Wabup juga berharap wartawan dalam menjalankan tugasnya tetap profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Karenanya, sinergitas antara Pemkab Abdya dan wartawan dapat terus terjalin dengan baik. Merangkul wartawan bukan berarti harus membungkam tugas wartawan, akan tetapi untuk bersinergi dalam membangun daerah.

 

“Silahkan beritakan apa yang patut diberitakan, kami tidak berhak mengintervensi dalam hal pemberitaan. Yang jelas hadirnya wartawan sangat membantu proses kemajuan daerah, terutama dalam hal penyampaian informasi,” pungkas Wabup. (RED).

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Hadirkan Bupati Dan Praktisi Hukum, Jurnalis Abdya Dilatih Peningkatan Kapasitas

Terkini