Iklan

Ahmad Yani: Era Digitalisasi Harus Mampu Menjaga Diri dan Saling Mengingatkan

MUHAMMAD RISSAN
8/14/21, 23:07 WIB Last Updated 2021-08-14T20:56:03Z

NOA | Pidie Jaya - Di tengah pandemi Covid-19, membuat revolusi industri 4.0 era digital tidak bisa dihindari. Pasalnya,  pandemi COVID-19 yang tengah melanda dunia semakin mempercepat dan memaksa penggunaan digital dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.


Di era digital ini menjadi pengguna yang cerdas sangat penting untuk mampu memanfaatkan perangkat digital secara efektif untuk berbagai kebutuhan. baik untuk segala kebutuhan sehari-hari, untuk kebutuhan belajar, maupun untuk kebutuhan berorganisasi. 


Perangkat digital dan akses internet tak dipungkiri telah mengambil alih kehidupan anak-anak masa kini. Membekali anak dengan teknologi, memang perlu sehingga akses ilmu dan informasi lebih mudah. Namun, juga perlu selalu mengawasi agar si anak berkembang dengan konten yang tepat.


Teknologi komunikasi dan informasi saat ini sudah secara nyata dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, terlebih sejak terjadinya pandemi di mana sekolah maupun pengajaran dilakukan secara daring melalui jaringan internet. 


Selain itu komunitas akademik juga dapat berperan nyata menjaga etika dan perilaku digital sehat di tengah perkembangan tersebut. 


"Ada budaya yang harus selalu kita ingatkan kepada anak-anak jangan sampai mereka di dunia digital ini tidak ada etikanya," ujar Kepala Kemenag Pidie Jaya, Ahmad Yani, saat menjadi Nara sumber webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), Sabtu (14/8/2021), di Kabupaten Pidie Jaya. 


Di era digital peran komunitas akademik dalam pendidikan juga bisa membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi siswa maupun pendidik dalam menerapkan sistem pembelajaran, semua pihak baik guru, orangtua, dan murid dapat saling belajar dan memberi masukan. 


“Misal mulai dari hal sederhana seperti memulai dan mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan berdoa sehingga kebiasaan baik bisa diterapkan di era digital,” tambahnya.


Selain itu, penting juga selalu mengingatkan siswa untuk mematuhi tata tertib, menggunakan bahasa yang baik dan benar, dan membatasi kegiatan online agar tidak terlalu lama. 


“Terakhir, memberikan tugas kepada siswa yang bisa dikerjakan bersama anggota keluarga lainnya,” pungkas Ka Kankemenag.


Webinar Literasi Digital di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula narasumber seperti Ruri Susanti, Ersan Suria Pranoto, Zikru Khalid, dan Ahmad Yani serta KOL Jane Yarisal Husna dengan panduan mderator Rendi Tan.( RM) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ahmad Yani: Era Digitalisasi Harus Mampu Menjaga Diri dan Saling Mengingatkan

Terkini