Iklan

Kakanwil Kemenkumham Aceh Simak Amanat Menteri Pada Pelantikan Pimti Kanwil Kemenkumham Banten

12/15/21, 21:31 WIB Last Updated 2021-12-15T14:31:09Z

Banda Aceh - Menteri Hukum dan HAM RI yang diwakilkan oleh Sekretaris Jenderal, Andap Budhi Revianto melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama pada Kantor Wilayah Kemenkumham Banten pada hari ini, Rabu (15/12/2021).


Proses pelantikan ini diselenggarakan secara luring dan daring yang diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia. Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh sendiri, kegiatan ini diikuti secara virtual dari Aula Bangsal Garuda.


Turut hadir Kepala Kantor WiIayah Kemenkumham Aceh (Meurah Budiman), Kadiv Administrasi (Rakhmat Renaldy), Kadiv Pemasyarakatan (Heri Azhari), Kadiv Keimigrasian (Sjachril), Kadiv Yankumham (Sasmita), dan sejumlah pejabat struktural lainnya.


Setelah melantik dan mengambil sumpah, pada kesempatan tersebut Andap Budhi membacakan sejumlah amanat penting dari Menteri Hukum dan HAM. Ia menerangkan bahwa proses mutasi dan promosi merupakan bagian dari kepentingan organisasi yang harus dilaksanakan.


“Proses ini merupakan sebuah dinamika organisasi yang merupakan sebuah tujuan yang telah ditetapkan dengan segala tantangan yang dihadapi,” sebut Andap Budhi membacakan amanat Menkumham.


Selanjutnya, Ia mengatakan bahwa seluruh kinerja diawasi oleh banyak pihak. Kendati demikian, dirinya meminta kepada pejabat yang dilantik untuk tidak takut diawasi jika melakukan hal yang benar.


Andap Budhi juga meminta kepada pejabat yang dilantik agar mampu meningkatkan motivasi pegawai dalam bekerja. Menurutnya, sebagai seorang abdi negara sudah semestinya setiap pegawai memahami tugas dan fungsi dalam melaksanakan pekerjaan.


“Bangkitkan motivasi pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi, karena kita adalah abdi masyarakat,” pungkasnya.


Pada akhir pembacaan poin dari Menkumham, Andap Budhi meminta pelaksanaan reformasi birokrasi harus terus dilakukan untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan pemanfaatan teknologi informasi. Ia juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM untuk terbuka dengan segala masukan dan kritikan yang membangun. Hal ini harus dilakukan agar menjadi bahan evaluasi perbaikan kedepannya.


“Reformasi birokrasi harus terus dilakukan. Selain itu kita juga harus terbuka dengan masukan dan kritikan, jangan tertutup. Terakhir pesan Bapak Menteri, kita semua harus tetap menjadi insan pengayoman yang baik,” ungkapnya.


Setelah itu, Ia juga mengingatkan untuk terus melakukan deteksi dini terhadap kondisi apapun di satuan kerja. Andap meminta agar setiap pimpinan harus menjadi role model integritas dan tetap terus menjaga indeks integritas.


“Saya juga menghimbau, tingkatkanlah pembinaan dan pengawasan administrasi tugas. Dengan itu semua kerja dapat diawasi dan terukur,” tambah Andap Budhi.


Disisi lain, sebagai tambahan Andap Budhi berbicara terkait dengan surat edaran Pemerintah yang melaksanakan PPKM hingga bulan Januari. Dihadapan jajarannya, ia meminta setiap pegawai mendukung program pemerintah dengan melakukan vaksinasi untuk diri sendiri dan keluarga.


Terkait dengan anomali cuaca, dirinya juga menekankan agar setiap satuan kerja harus siap dengan segala bentuk perubahan iklim yang terjadi. Sehingga mitigasi risiko dan prosedur penanggulangan harus disusun dengan baik.


“Bangun komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait. Siapkan dan pahami mekanisme penyelamatan diri sendiri, keluarga, dan asset kantor,”tutup Andap.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kakanwil Kemenkumham Aceh Simak Amanat Menteri Pada Pelantikan Pimti Kanwil Kemenkumham Banten

Terkini