Adsense

Iklan

Gubernur Minta Dubes India Hentikan Kegiatan di Aceh Imbas Aksi Hina Islam-Nabi Muhammad

Admin
6/09/22, 20:15 WIB Last Updated 2022-06-09T13:15:03Z
Banda Aceh - Negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim terus mengecam aksi penghinaan Islam dan Nabi Muhammad yang terjadi di India. Bahkan hal itu juga turut berimbas pada hubungan diplomatik India dengan sejumlah negara. Termasuk pemboikotan produk-produk dari India.


Di Indonesia, wilayah Aceh tampaknya jadi yang paling tegas menyerukan kecaman terhadap aksi tersebut. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti yang sedang berkunjung ke provinsi tersebut untuk menghentikan kegiatannya terkait investasi. Langkah itu dilakukan usai dua politisi partai berkuasa India, Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal, dianggap menghina Nabi Muhammad dan Islam.

"Saya sudah minta Dinas Teknis dan Staf khusus untuk mengakhiri kegiatan Dubes India di Banda Aceh. Kita keberatan sekali terhadap pernyataan 2 politisi India dari partai penguasanya," tulis Nova Iriansyah di akun Twitter resmi miliknya.

Nova menilai sikap itu dilakukan karena Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam, sehingga pernyataan dua politisi di India itu juga melukai hati warga wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis menyebutkan bahwa kedatangan Dubes India adalah untuk menghadiri forum bisnis. Menindaklanjuti pernyataan gubernur, pihaknya juga sudah memberi tahu kepada Dubes India untuk segera mengakhiri kegiatannya di Aceh.

"Tindak lanjut dari pernyataan Pak Gubernur adalah kami segera memberitahu pernyataan tersebut kepada Dubes India, mempersingkat dan mengakhiri acara formal yang melibatkan kegiatan duta besar," kata Marthunis melansir CNNindonesia.com.

Marthunis menyebut bahwa Dubes India bisa memahami pernyataan gubernur. "Duta Besar, Manoj Kumar Bharti memahami dan memaklumi statement Bapak Gubernur," ucapnya.

Diketahui bahwa 2 politisi dari partai berkuasa India, BJP yang diduga telah menghina Nabi Muhammat (Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal), telah diskors dari parpol masing-masing. Polisi juga telah menahan pemimpin sayap pemuda partai BJP, Harshit Srivastava, karena mengunggah komentar anti-Muslim di media sosial.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia mengecam dua politikus India karena dilaporkan mengejek Nabi Muhammad SAW, Senin (6/6). Kemlu juga mengaku telah menyampaikan pesan tersebut kepada duta besar India di Jakarta.

"Indonesia sangat mengecam pernyataan penghinaan yang tak dapat diterima terhadap Nabi Muhammad SAW oleh dua politisi India," pungkas pernyataan Kemlu RI dalam Twitter mereka, Senin (6/6).
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gubernur Minta Dubes India Hentikan Kegiatan di Aceh Imbas Aksi Hina Islam-Nabi Muhammad

Terkini

Adsense