Iklan

Isi Program Bupati Mengajar, Akmal Ibrahim : Generasi Kedepan Harus Mampu Bersaing Dibidang Pertanian

REDAKSI
3/10/21, 11:00 WIB Last Updated 2021-03-12T03:13:26Z

Bupati Akmal Ibrahim saat memberikan praktek ringan terkait pupuk organik di SMK Negeri 5 Adya


NOA | Abdya – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim mengisi program Bupati Mengajar di SMK Negeri 5 Abdya. Program yang dibuka langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh tersebut diikuti sejumlah kepala sekolah dan guru serta siswa SMK lainnya.


Dalam paparannya, Bupati Akmal menyebutkan, berusaha dengan berinovasi, hal ini dianggap sangat penting bagi generasi yang hidup era serba canggih ini.


“Kedepannya, kita tidak mampu bersaing secara teknologi, teknologi sudah duluan dikuasai negara barat, dan kita hanya bisa bersaing di bidang pertanian, dengan bertani penghasilan kita diatas gaji pejabat negara,” kata Bupati Akmal Ibrahim.


Akmal mengatakan generasi kedepan diharapkan mampu bersaing di bidang pertanian, menurutnya bergerak di pertanian adalah pilihan yang sangat tepat. “Dengan berwirausaha akan lebih besar penghasilan nya ketimbang bekerja sebagai aparatur sipil negara,” sebutnya.


Pada kesempatan itu, Akmal juga berkisah tentang penghasilan tanaman jengkol milik pribadinya dibeberapa lokasi di Abdya, bahwa dengan penghasilan jengkol mampu mengalahkan penghasilan PNS yang berkisar paling tinggi Rp15 juta rupiah perbulan.


“Satu hektar jengkol itu yang sudah berusia diatas 10 tahun, bisa menghasilkan 500-600 juta setahun, coba lihat Jengkol saya di Manggeng, Tangan-Tangan, setiap panen diatas satu ton per batang,” kata Akmal.


Selain memberikan materi, Akmal Ibrahim juga langsung memberikan praktek ringan kepada sejumlah siswa terkait penggunaan pupuk organik yang diciptakannya.


Sebelumnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Abdya, Drs Syarbaini, MSc menyebutkan, program bupati mengajar tersebut sesuai dengan Inpres Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menetapkan salah satu penekanan adalah pengembangan SMK Unggulan sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.


“Dasar dari Inpres tersebut, SMK Negeri 5 Abdya yang berlokasi di Gampong Alue Peunawa Kecamatan Babahrot itu, memiliki tiga program keahlian, yakni Agribisnis dan Tanaman Holtikultura, Teknik Pengelasan dan Rekayasa Perangkat Lunak,” kata Syarbaini.


Selain bupati, hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Abdya, kepala SMK se- Kabupaten Abdya serta pengurus OSIS SMK se-Abdya dan undangan lainnya.(RED).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Isi Program Bupati Mengajar, Akmal Ibrahim : Generasi Kedepan Harus Mampu Bersaing Dibidang Pertanian

Terkini