Iklan

Proses Belajar Mengajar Kembali Daring, Dasar Wasiso: Kita Tetap Ikuti Peraturan Prokes Covid-19

REDAKSI
6/03/21, 11:00 WIB Last Updated 2021-06-03T09:02:05Z

 

Kepala SMA Negeri 1 Rundeng, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Dasar Wasiso

 

NOA | Subulussalam – Proses belajar mengajar tatap muka tingka sekolah menengah (SMA) sederajat di Provinsi Aceh kembali ke proses belajar mengajar lewat daring. Tak terkecuali sekolah SMA sederajat di Subulussalam juga harus melakukan proses belajar mengajar secara daring.

  

Terkait hal tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Rundeng, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Dasar Wasiso mengakui, pihaknya tetap mematahui aturan terkait Covid-19. “Meski demikian, kami, kepala sekolah bersama dewan guru tetap optimis kalau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap dilakukan secara maksimal,” katanya, Kamis (3/6/2021).

  

Diakuinya, memang ada perbedaan yang sangat mendasar antara tahun ajaran baru kali ini dengan sebelumnya. Dimana sebelumnya sekolah tampak ramai dengan peserta didik, kali ini tampak sepi, karena siswa-siswi tidak datang tatap muka disekolah pembelajaran dari rumah.

 

“Proses belajar mengajar dengan sistem daring ini juga mengakibatkan tidak adanya kegiatan Orientasi Sekolah yang biasa diadakan oleh kepanitian yang beranggotakan kakak kelas dan wajib diikuti murid baru,” kata Dasar Wasiso.

 

Lebih lanjut, Dasar Wasiso menyebutkan, meskipun proses belajar mengajar dilakukan dengan daring, pihaknya bersama guru tetap masuk sekolah untuk mendampingi siswa secara online.

 

“Kami tetap terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap siswa-siswi dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring ini. Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa KBM dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan,” papar Wasiso.

  

Pada kesempatan itu, Dasar Wasiso juga berpesan kepada seluruh tenaga pendidik supaya lebih giat lagi dalam membentuk mental peserta didik. Selain itu, mereka juga diimbau terus mengasah kemampuan memberikan pembelajaran yang menarik guna meningkatkan minat belajar peserta didik dengan metode daring seperti saat ini.

  

“Kegiatan belajar secara daring ini belum tau kita kapan akan berakhir, namun, kita sebagai pendidik harus selalu siap mendampingi peserta didik dalam kondisi apapun, kepada seluruh orangtua/wali murid, supaya mendampingi dan memberikan pengawasan kepada buah hatinya saat melakukan pembelajaran secara daring ini,” tuntas Dasar Wasiso.(BM).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Proses Belajar Mengajar Kembali Daring, Dasar Wasiso: Kita Tetap Ikuti Peraturan Prokes Covid-19

Terkini