Iklan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kanwil Kemenkumham Aceh mengikuti secara Virtual

11/06/21, 00:32 WIB Last Updated 2021-11-05T17:32:05Z
BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh mengikut kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/ Tahun 2021 secara virtual pada hari ini, Jumat (5/11/2021).


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/ Tahun 2021 dilaksanakan secara terpusat di raha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta dan direlay melalui aplikasi zoom ke seluruh Unit Utama, Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis.


Sedangkan Kantor Wilayah sendiri, kegiatan ini diikuti di Aula Bangsal Garuda Kemenkumham Aceh. Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Divisi Keimigrasian (Sjachril) , sejumlah pejabat struktural, dan pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh. 


Mengusung tema “Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW, Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi Mewujudkan Insan Pengayoman yang BerAKHLAK”, kegaitan ini menghadirkan penceramah Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA.


Saat membuka kegiatan, Mualimin Abdi, Dirjen HAM mengatakan bahwa akhlak Rasulullah SAW merupakan sebuah kunci keberhasilan dalam kehidupan sehingga patut untuk dijadikan panutan. Selain itu Ia juga mengajak seluruh hadirin agar menjadikan momentum bulan kelahiran Rasulullah SAW untuk senantiasa berbuat kebaikan.


“Mari kita mencontoh sifat keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan dan dalam bekerja,” ajaknya.


Dalam ceramahnya, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA. mengatakan bagaimana Michael H. Hart, seorang ahli sejarah asal Amerika Serikat, menempatkan Nabi Muhammad saw sebagai urutan paling pertama dalam daftarnya. Artinya, kepemimpinan Nabi Muhammad saw bukan hanya diakui oleh kalangan muslim, tapi juga sudah diakui di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, marilah kita meneladani bersama sifat-sifat kepemimpinan yang dicontohkan Rasulullah saw.


“Nabi Muhammad mempunyai kapasitas leadership dan manajemen yang diakui dan sudah selayaknya kita meneladaninya,” ujarnya.


Ia mengatakan bagaimana kehidupan Nabi Muhammad SAW yang layak buat dijadikan contoh dan panutan. Bahkan dirinya juga mengaitkan bagaimana saat Nabi Muhammad SAW menjadi seorang penegak hukum yang adil dalam menyelesaikan masalah.


“Sudah semestinya sebagai penegak hukum kita harus mengikuti Rasulullah SAW dalam memberikan keadilan hukum bahkan dengan kafir sekalipun,” tutup Nasaruddin Umar.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kanwil Kemenkumham Aceh mengikuti secara Virtual

Terkini