Adsense

Iklan

Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe Kembali Bantu UMKM di Aceh Utara

Admin
2/21/22, 19:15 WIB Last Updated 2022-02-21T12:15:41Z



Lhokseumawe - Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe kembali bantu UMKM di Aceh Utara. Bank Aceh Syariah sangat serius dalam memberikan perhatian kepada UMKM agar tidak hanya bisa berkembang, tapi juga produk-produknya menjadi ikon dari satu wilayah untuk kabupaten/kota di Aceh khususnya Aceh Utara dan Lhokseumawe.


PT Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe menaruh perhatian besar untuk pengembangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Aceh Utara. Setelah sebelumnya mengembangkan Usaha budidaya ikan air tawar di jaring apung yang dijalankan oleh Kelompok Usaha Perikanan Jasa Tanjung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, kali ini Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe kembali melatih puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam UKM Bungong Nanggroe, Gampong Matang Meunye Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, tentang cara memasarkan produknya melalui platform digital.



Untuk melatih ibu-ibu mengembangkan usaha kerupuk tempe tersebut pada Selasa (15/2/2022), Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe  menggaet dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh (Unimal), Dr Mohd Heikal, sebagai narasumber. Pelatihan itu diadakan juga dalam rangka mendukung program Pemkab Aceh Utara memberdayakan pelaku UKM.


Bank Aceh berharap, dengan pelatihan tersebut, UKM Bungong Nanggroe terus berkembang. Sehingga nantinya UKM tersebut bukan hanya dapat mandiri, tapi juga menjadi contoh dan motivasi bagi UKM lain yang ada di Aceh Utara agar ikut berkembang. Pemkab Aceh Utara juga sangat mendukung upaya dari Bank Aceh memberdayakan UMKM.


“Produk dari UKM Bungong Nanggroe cukup diminati masyarakat selama ini,” ujar Mansuriyah, Ketua Kelompok UKM Bungong Nanggroe dalam kegiatan tersebut. Namun, produknya masih dipasarkan secara tradisional. Kerupuk tempe yang sudah siap dipasarkan tersebut selama ini dimasukkan ke dalam karung, kemudian diantar ke toko-toko yang sudah menjadi peminat atau langganan. “Bahkan, kadang kami menjualnya secara kiloan ke pasar, kami belum bisa memasarkan dengan cara lain,” ungkap Mansuriyah.


Untuk itulah, PT Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe hadir melakukan pemberdayaan bagi pelaku UMKM yang bergerak di bidang usaha kerupuk tempe. Ibu-ibu tersebut dilatih kemampuan dalam rangka meningkatkan kapasitas.


Sementara itu, Pemimpin PT Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Taufik Saleh, menyampaikan pelatihan itu diadakan sebagai bentuk dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan atau Coorporate Social Responsibility (CSR) melalui kegiatan pengembangan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.


“Kami berharap kesungguhan para peserta dalam mengikuti pelatihan ini, sehingga kehadiran di sini menjadi bermanfaat,” ujar Taufik Saleh didampingi Wakil Pemimpin (Wapim) Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Isa.


Sebab, tambah Taufik Saleh, Bank Aceh Syariah sangat serius dalam memberikan perhatian kepada UMKM agar tidak hanya bisa berkembang, tapi juga produk-produknya menjadi ikon dari satu wilayah untuk kabupaten/kota di Aceh khususnya Aceh Utara dan Lhokseumawe.




UKM tersebut saat ini membutuhkan beberapa peralatan. Karena itu, sebagai bentuk komitmen memberdayakan UMKM di Aceh Utara, Bank Aceh akan mensupport peralatan yang dibutuhkan untuk usaha UKM itu. Antara lain, kompor gas, dandang besar kukus, cetakan adonan kerupuk, pisau ranjang, baskom, ember, dan ayakan tepung. Kemudian, tepung terigu, tepung kanji, bumbu, ancak untuk penjemuran, kulkas penyimpanan, mesin pengaduk adonan kerupuk, dan rumah jemur tenaga surya.


Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal, Dr Mohd Heikal, menyampaikan, program ini dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, peserta tidak hanya dilatih untuk meningkatkan kapasitas produksinya, namun juga aspek pemasarannya menjadi bagian penting setelah pelatihan ini berlangsung. "Hal yang berkaitan dengan kemasan, proses produksi yang higienis, serta pemasaran melalui platform digital akan menjadi perhatian kami, sehingga kerupuk tempe produksi UKM Bungoeng Nanggroe ini bisa memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun nasional,” ungkap Heikal.


“Program seperti ini penting dilakukan dalam rangka melahirkan UMKM yang andal melalui kolaborasi pemerintah, perbankan, dan perguruan tinggi sehingga sinergisitas ini dapat diikuti oleh para pemangku kepentingan lainnya,” pungkas Mohd Heikal.


Turut hadir dalam pembukaan pelatihan itu, Keuchik Matang Meunye, Tgk Asnadar, beserta Perangkat Gampong dan Tuha Peuet, serta Tokoh Pemuda setempat.***

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe Kembali Bantu UMKM di Aceh Utara

Terkini

Adsense