Adsense

Iklan

Dukung Akses Pembiayaan UMKM Kementerian BUMN Apresiasi BSI

REDAKSI
7/14/22, 08:56 WIB Last Updated 2022-07-14T01:56:02Z
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta agar perusahaan pelat merah juga dapat mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas. Namun, kendala terbesar UMKM adalah akses pembiayaan.
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata mengapresiasi program PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam mendukung akses pembiayaan UMKM. Menurutnya, hal ini seiring dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadikan UMKM RI menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Jelas sekali arahan dari Pak Menteri kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri. UMKM kita pengusaha lokal, para pengusaha, wirausaha muda kita. Mereka yang diberikan karpet merah, wahana untuk bisa berkreasi, berinovasi dan implementasi," ujarnya di Sarinah Thamrin Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Tedi menyebut, ini merupakan salah satu upaya BUMN hadir untuk masyarakat dalam aspek kemudahan akses pembiayaan untuk pengusaha muda, khususnya Program Talenta Wirausaha BSI.

"Sektornya, bidang usaha dan idenya beda-beda. Mereka antusias menceritakan ide, menjelaskan dampak. Ini, milenial ini yang saya apresiasi. Pada sosial lingkungan ada yang menggunakan bahan alami. Ada yang pengelolaan sampah. Kepedulian sosial. Ketiga, bagaimana menggunakan teknologi dari sudut pandang berbeda," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, sebagai perbankan syariah, pihaknya bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas, khususnya UMKM dalam hal pembiayaan akses perbankan.

Hery menyebut, apalagi saat ini pertumbuhan BSI mulai solid. Sehingga, perseroan ingin menciptakan banyak pengusaha untuk meningkatkan perekonomian nasional. "Kalau bank harus bikin pengusaha sebanyak mungkin. Biar makin banyak yang maju," imbuhnya.

Sementara, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Siti Azizah mengatakan, dalam mengembangkan sektor UMKM perlu kolaborasi dan sinergi antar kementerian dan lembaga.

Sebab, sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional harus terus didukung karena potensi penciptaan lapangan kerja di sektor tersebut sangat tinggi.

"Data dari Menteri Pendidikan ada sebanyak 1,7 juta angkatan kerja yang dihasilkan tiap tahun. Jadi harus dilayani ketersediaan lapangan kerja. Kondisi ini tak mudah karena saat ini banyak perusahaan yang mengurangi karyawan jadi wirausaha pilihan yang paling tepat," pungkasnya. 
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dukung Akses Pembiayaan UMKM Kementerian BUMN Apresiasi BSI

Terkini

Adsense