Iklan

Muhklis Banzema : Laksamana Muda Malem Dagang Jejak Peradaban Sejarah Negeri Meureudu

MUHAMMAD RISSAN
8/14/21, 22:55 WIB Last Updated 2021-08-14T20:56:27Z

NOA | Pidie Jaya - kegiatan membersihkan makam Malem Dagang dalam momen menyambut hari kemerdekaan RI ke 76  adalah sebuah perwujudan rasa cinta kepada para pejuang kemerdekaan.


Hal tersebut disampaikan oleh kepala SDN 3 Ulim Muhklis Banzema, M.Pd disela sela sedang membersihkan makam Asy shahid Malem Dagang, 14/8/2021


Muhklis melanjutkan,  kegiatan membersihkan makam Malem dagang adalah sebuah kegiatan yang positif  sebagai mana yang di ketahui bahwa Malem Dagang merupakan salah satu tokoh pejuang yang sangat dikenal dimasa kesultanan Iskandar Muda


Oleh karena itu lanjut Muhklis Banzema, makam Malem Dagang sudah sangat layak  untuk  direvitalisasi sebagai  Situs sejarah sehingga  dapat membantu kita dalam  mengenal jati diri bangsa dan sebagai landasan ketrampilan intelektual dan sosial dari generasi bangsa di samping bisa menjadi pusat penelitian ilmiah bagi dunia pendidikan


" Dalam perspektif dunia pendidikan, Malem Dagang adalah salah satu sosok yang patut dijadikan panutan dalam perjuangan sehingga dalam perjalan hidupnya tercipta syair yang mampu menggetarkan jiwa yang dikarang oleh Tgk Chik  Pante Geulima dengan nama " Hikayat Malem Dagang "


Lebih lanjut Mukhlis melanjutkan, kita berharap agar  semua Makam Pahlawan yang ada di Pidie Jaya untuk dapat dijadikan situs budaya  religi akan sejarah Jejak peradaban  sehingga akan mengajarkan kita untuk lebih mencintai negara.


Tambahnya lagi, Malem Dagang  adalah salah satu tokoh pejuang asli Pidie Jaya  yang dinobatkan  sebagai laksmana Muda ( Panglima perang yang gagah Berani ) oleh Sri Sultan Iskandar  Muda ( 1607-1636 M) dalam melakukan ekspansi penyerangan ke semenanjung tanah Malaka kala itu,


" Laksamana Muda Malem Dagang kisahnya sangat kental dengan sejarah sehingga sudah sangat patut untuk dijadikan salah satu kiblat jejak peradaban sejarah khususnya peradaban kejayaan negeri Meureudu dimasa kesultanan Iskandar Muda, dengan kecerdikannya Malem Dagang  di angkat sebagai  penasehat perang bersama Tengku  Japakek yang juga merupakan putra Meureudu. Pungkas Muhklis ( RM)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Muhklis Banzema : Laksamana Muda Malem Dagang Jejak Peradaban Sejarah Negeri Meureudu

Terkini