Iklan

Kelola Sampah, Keuchik Di Aceh Besar Diminta Anggarkan Dana Dari APBG

REDAKSI
5/29/20, 12:04 WIB Last Updated 2021-03-20T11:04:41Z
Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali


NOA | Aceh Besar – Terkait dengan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengharapkan kepada para keuchik dan jajarannya di 604 gampong di Aceh Besar agar bertindak lebih proaktif.

“Sejak tahun 2020 ini, pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan akan menjadi tanggung jawab gampong yang dananya dapat dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG),” sebut Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali. Kamis (28/5/2020).

Untuk itu, Bupati Mawardi minta kepada seluruh keuchik di Aceh Besar yang sudah  menganggarkan dana untuk pengelolaan dan sarana pengangkut sampah dalam APBG 2020, sudah dapat melakukan aksi bersama dalam upaya kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Bupati Aceh Besar dalam kesempatan itu, secara khusus memberikan apresiasi kepada jajaran perangkat gampong dan masyarakatnya yang sudah melakukan komitmen bersama dalam hal menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah selama ini.

“Namun, bagi yang belum melakukannya, diminta supaya segera menangani sampah rumah tangga dengan baik agar lingkungan selalu bersih dan sehat,” tegas Mawardi.

Menurut Bupati, dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus menjadi langkah yang tepat dan baik dalam upaya Pemkab Aceh Besar bersama masyarakat melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang terjadi selama ini.

Pada kesempatan itu, dengan tegas Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengimbau masyarakat agar membuang sampah di tempat-tempat pembuangan sampah atau kontainer sampah yang sudah disediakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di berbagai kecamatan di wilayah tersebut.

“Imbauan ini diharapkan agar dipatuhi warga, sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga serta untuk menghindari bau tak sedap bila sampah dibuang bukan pada tempat yang telah ditentukan oleh petugas dari DLH Aceh Besar,” kata Mawardi.

Terakhir, Bupati Mawardi Ali menyebutkan, dengan kepatuhan masyarakat membuang sampah di lokasi yang telah disediakan, maka akan memudahkan petugas dari DLH Aceh Besar untuk mengangkat sampah-sampah tersebut dengan kendaraan operasional kebersihan yang ada.

“Kepatuhan warga sehingga diharapkan semua sampah dapat terangkut dan kemudian dibuang oleh petugas ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang telah ditentukan,” tegas Mawardi.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar, Drs Syukri menerangkan, untuk menampung sampah di Aceh Besar, pihaknya telah menempatkan 43 titik panampungan di sejumlah lokasi publik seperti pasar dan jalan.

“Jumlah tersebut termasuk sekolah, pesantren dan lembaga pelayanan publik lainnya dengan mengoperasikan 40 unit truk termasuk Amroll juga gampong-ganpong yang telah menyediakan sendiri. Insya Allah semua bekerja untuk membebaskan sampah di Aceh Besar,” singkat Drs Syukri.(RED)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kelola Sampah, Keuchik Di Aceh Besar Diminta Anggarkan Dana Dari APBG

Terkini