Iklan

Pengadaan Mobil Dinas DPRK Aceh Selatan Jangan Dipaksakan

REDAKSI
4/21/21, 21:06 WIB Last Updated 2021-04-21T14:08:17Z
Teuku Mudatsir

NOA | Aceh Selatan - Pengadaan mobil dinas untuk Pimpinan DPRK Aceh Selatan senilai 1,5 Milyar lebih jangan dipaksakan (Bek Peusak Hoeb) karena sifatnya tidak urgen.


"Kondisi ini mencerminkan tidak memperhatikan rakyat," ucap Tokoh Pemerhati Pembangunan Aceh Selatan, Teuku Mudatsir, kepada M.NOA.com di Tapaktuan, Rabu (21/4/2021)


Mantan anggota DPRK Aceh Selatan dua periode (2004-2014) ini menjelaskan, bahwa APBK tahun 2021 sedang berjalan dan terjadi refocusing oleh pusat sebesar 8 pesen. Sehingga sangat berpengaruh terhadap penggunaan DAU Kabupaten Aceh Selatan. Karena itu pengadaan mobil dinas pimpinan DPRK jangan dipaksakan. 


Apalagi pimpinan DPRK selama pandemi COVID-19 ini tidak ada kegiatan luar biasa yang harus mengunakan mobilitas baik luar daerah maupun dalam daerah. Tidak ada kita lihat pimpinan DPRK turun kelapangan, Boleh di cek sendiri.


"Maka saat ini sangat tidak layak untuk mareka berdebat sehingga refocusing belum selesai, padahal hanya menunggu pembahasan dengan anggaran DPRK," jelas Mudatsir.


Menurutnya, pengadaan mobil ini merupakan cerminan sikap para wakil rakyat yang tidak sensitif ditengah keterpurukan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. Apalagi mobil dinas pimpinan DPRK yang sekarang ini masih layak digunakan. Oleh sebab itu dia menghimbau DPRK Aceh Selatan segera menuntaskan refocusing.


"Tentunya kami berharap jangan bertele-tele, segera tuntaskan refocusing. Pengadaan mobil DPRK Rp.1,5 Milyar lebih jadi sangat berpengaruh kalau dipaksakan," pungkas T, Mudatsir yang akrab disapa Cek mu. (RED)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pengadaan Mobil Dinas DPRK Aceh Selatan Jangan Dipaksakan

Terkini